Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS stabil setelah data Barang Tahan Lama dan komentar tarif
Thursday, 27 March 2025 03:51 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, bertahan di dekat zona 104,30 selama sesi Rabu. Hasil yang lebih baik dari perkiraan dalam Pesanan Barang Tahan Lama bulan Februari, ditambah dengan retorika agresif dari pejabat Fed, membantu Greenback bergerak lebih tinggi. Namun, indikator momentum tetap bertentangan, mengisyaratkan kenaikan yang masih rapuh.

Ringkasan harian penggerak pasar: Dolar AS stabil karena data, komentar Fed mengimbangi pergeseran sentimen risiko
Greenback diuntungkan oleh Pesanan Barang Tahan Lama AS yang lebih kuat dari perkiraan untuk bulan Februari, yang juga melihat data sebelumnya direvisi naik.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif tembaga akan tiba lebih cepat dari yang diproyeksikan pasar, membantu traksi USD.

Gencatan senjata potensial di Laut Hitam antara Ukraina dan Rusia menciptakan penurunan awal untuk DXY, tetapi pembicaraan damai menghadapi rintangan besar.

Tuntutan Rusia untuk mencabut semua sanksi pada pertanian dan perbankan sebagai imbalan atas kepatuhan gencatan senjata mengaburkan optimisme. Neel Kashkari dari Fed menegaskan kembali bahwa kemajuan inflasi masih belum tuntas, memperkuat ekspektasi untuk kebijakan restriktif yang berkepanjangan.
Para pedagang tetap sensitif terhadap data PCE minggu ini di tengah meningkatnya ketidakpastian tentang jalur suku bunga.
Pelaku pasar dengan hati-hati menilai berita utama tarif dan sinyal geopolitik, menyeimbangkan selera risiko dengan sinyal pengetatan Fed.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS